Chat dengan kami disini

Maraknya aktivitas digital turut meningkatkan risiko kejahatan siber. Saat ini, berbagai modus penipuan online kembali terjadi dengan cara menyamar sebagai instansi resmi pemerintah maupun aparat penegak hukum. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena pelaku kerap memanfaatkan kepanikan dan ketidaktahuan korban.
Beberapa modus yang saat ini banyak dilaporkan antara lain:
Pelaku biasanya menggunakan logo instansi resmi, bahasa formal, hingga tautan yang tampak meyakinkan untuk membuat korban percaya.
Perlu diketahui bahwa instansi resmi tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, password, kode OTP, atau meminta transfer dana melalui telepon, SMS, maupun WhatsApp pribadi.
Segera waspada apabila Anda:
Hindari mengklik tautan atau membuka file sebelum memastikan kebenarannya melalui kanal resmi instansi terkait.
Jika tanpa sengaja Anda sudah mengakses tautan mencurigakan, segera lakukan langkah berikut:
Tindakan cepat dapat meminimalkan potensi kerugian finansial.
Apabila ditemukan indikasi transaksi yang tidak Anda lakukan, segera laporkan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dikelola oleh OJK melalui tautan berikut:
Selain itu, segera hubungi pihak bank untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Keamanan transaksi merupakan tanggung jawab bersama. Selalu lakukan verifikasi melalui kanal resmi dan jangan mudah percaya pada pihak yang meminta data pribadi secara mendadak. Selalu berhati-hati dan tetap waspada!

Upacara Manusa Yadnya dalam kepercayaan agama Hindu adalah korban suci yang tujuan dilakukannya untuk memelihara kehidupan manusia dan membersihkan manusia lahir batin. Meskipun upacara ini wajib... Selengkapnya

Sedang berlibur di Bali, tapi bingung mau makan di mana? Atau untuk Anda yang sudah tinggal di Bali tapi masih bingung cari resto yang enak untuk makan bersama teman atau keluarga? Tidak perlu... Selengkapnya

Bank Lestari Bali (BPR) menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap modus penipuan kredit yang mengatasnamakan Bank Lestari Bali (BPR). Hati-hati terhadap modus penipuan... Selengkapnya