Chat dengan kami disini

Turut mendukung pelestarian nilai-nilai Budaya Bali di masyarakat, PT BPR Lestari Bali melalui gerakan #LestariAjegBali mendukung kegiatan Dharma Wacana bersama Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Mei 2022 di Banjar Beraban, Dauh Puri Kauh, Kota Denpasar. Dukungan ini terealisasi atas kolaborasi PT BPR Lestari Bali dengan Banjar Beraban melalui program Lestari Mebanjar. Kegiatan dharma wacana ini merupakan kegiatan pertama Lestari Mebanjar setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.
Acara ini dihadiri oleh Bagus Jagra Wibawa selaku Duta Lestari Mebanjar yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Denpasar, IB Mayun Gunawan selaku Prajuru Adat Banjar Beraban, serta pihak BPR Lestari yang diwakili oleh Made Tutik Sri Andayani selaku Direktur PT BPR Lestari Bali. Kegiatan ini mendapat apresiasi luar biasa dari Bagus Jagra Wibawa. Menurutnya, kegiatan-kegiatan seperti sangat penting dilakukan dilakukan agar nilai-nilai budaya Bali tidak tergerus oleh zaman.
"Tidak dipungkiri, gempuran teknologi telah membuat banyak perubahan dalam budaya kita. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini supaya generasi kita selanjutnya tidak kehilangan nilai-nilai dan budaya Bali," ujar pria yang akrab disapa Gus Ari tersebut. Ucapan terima kasih disampaikan oleh IB Mayun Gunawan selaku Prajuru Adat Banjar Beraban. "Kami berterima kasih kepada BPR Lestari Bali karena acara ini bisa terwujud berkat sponsor dari BPR Lestari," ucapnya.
Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna juga turut mengapresiasi dukungan dari BPR Lestari. "Saya ucapkan terima kasih atas dukungan BPR Lestari karena apabila tidak ada partisipasi dari BPR Lestari, saya tidak mungkin bisa duduk di sini untuk memberikan dharma wacana kepada bapak dan ibu semua," ujar Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna. Pada kesempatan ini, Beliau menuturkan tentang filosofi Hari Raya Galungan dan bagaimana kita sebagai umat Hindu se-Dharma memaknainya. Dharma Wacana ini berkaitan dengan Hari Raya Galungan yang akan datang, sehingga masyarakat, khususnya masyarakat di Banjar Beraban dapat melaksanakan Hari Raya Galungan dengan taat.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat sekitar dapat berperan aktif dalam menciptakan Ajeg Bali agar identitas, ruang, dan prosesi dalam budaya Bali dapat lebih terjaga. "Bali punya budaya serta adat istiadat yang luar biasa, sehingga harus kita jaga kelestariannya. Kami berharap, dengan adanya program Lestari Mebanjar ini, masyarakat bisa lebih termotivasi untuk melestarikan adat dan budaya Bali," tutup Made Tutik Sri Andayani.

Di tengah khidmatnya bulan suci Ramadan, ratusan anak panti asuhan di Bali menerima bantuan pangan melalui program Lestari For Kids yang digelar BPR Lestari Bali. Selama dua hari, Sabtu dan Minggu,... Selengkapnya

Maraknya aktivitas digital turut meningkatkan risiko kejahatan siber. Saat ini, berbagai modus penipuan online kembali terjadi dengan cara menyamar sebagai instansi resmi pemerintah maupun aparat... Selengkapnya

Memasuki tahun 2026, tren desain interior rumah semakin mengarah pada kenyamanan, fungsionalitas, dan sentuhan personal. Banyak pemilik rumah mulai melakukan renovasi interior untuk menyesuaikan... Selengkapnya