Chat dengan kami disini

Tari Bapang Barong adalah salah satu seni warisan leluhur masyarakat Bali. Oleh karena itu, dalam rangka menjaga kelestarian Tari Bapang Barong, Bank Lestari Bali (BPR) mendukung acara lomba Tari Bapang Barong yang bertajuk Gelora Aksi Kreativitas Pemuda (GARDA) Festival dengan tema Drestanta Tiyasa. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 14-16 Oktober 2022, bertempat di Wantilan Desa Pakraman Pohgading, Ubung Kaja.
Dukungan yang diberikan oleh Bank Lestari Bali (BPR) ini merupakan bagian dari program Lestari Mebanjar yang bertujuan untuk mendukung pelestarian budaya dan ajeg bali melalui pemuda pemudi di banjar-banjar Desa Adat.
"Kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya bermanfaat untuk kelestarian budaya Bali, tetapi juga bermanfaat untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat menyama braya para generasi muda. Kami pun sangat mendukung kegiatan ini agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan," tutur Bagus Jagra Wibawa atau akrab disapa Gus Arie, selaku Duta Lestari Mebanjar.
Program Lestari Mebanjar merupakan bagian dari misi #MakeAnImpact yang digaungkan oleh Bank Lestari Bali (BPR) sebagai upaya untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar khususnya, yang ada di banjar. "Kami berharap dengan adanya dukungan yang konsisten ini, bisa mendorong semangat generasi muda, khususnya yang ada di daerah Ubung Kaja, agar terus mencintai dan melestarikan budaya Bali," tutup Made Tutik Sri Andayani selaku Direktur Bank Lestari Bali (BPR).

Menyambut momen Natal dan Tahun Baru 2026, BPR Lestari menghadirkan promo spesial melalui LestariDiskon. Nikmati berbagai penawaran menarik dengan diskon hingga 40% di puluhan merchant pilihan... Selengkapnya

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang... Selengkapnya

Fenomena sandwich generation di Indonesia semakin nyata. Laporan Asian Development Bank (ADB) “Aging Well in Asia” menyebutkan bahwa 50% lansia berusia 60+ masih bergantung pada... Selengkapnya